My Attitude Based On How You To Treat Me

Sabtu, 09 April 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI (ECONOMIC GROWTH)


PERTUMBUHAN EKONOMI
adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu Negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi suatu negara dapat diukur dengan cara membandingkan, misalnya untuk ukuran nasional, Gross National Product (GNP), tahun yang sedang berjalan dengan tahun sebelumnya. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, sebagai berikut:
1. Faktor SDM (Sumber Daya Manusia)
Sama halnya dengan proses pembangunan, pertumbuhan ekonomi juga dipengaruhi oleh SDM. SDM merupakan faktor terpenting dalam proses pembangunan, cepat lambatnya proses pembangunan tergantung kepada sejauh mana sumber daya manusianya selaku subjek pembangunan memiliki kompetensi yang memadai untuk melaksanakan proses pembangunan dengan membangun infrastruktur di daerah-daerah.

2. Faktor SDA (Sumber Daya Alam)
Sebagian besar negara berkembang bertumpu kepada sumber daya alam dalam melaksanakan proses pembangunannya. Namun, sumber daya alam saja tidak menjamin keberhasilan proses pembanguan ekonomi, apabila tidak didukung oleh kemampaun sumber daya manusianya dalam mengelola sumber daya alam yang tersedia. Contoh sumber daya alam yang dimaksud adalah kesuburan tanah, kekayaan mineral, tambang, kekayaan hasil hutan dan kekayaan laut.

3. Faktor IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi)
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat mendorong adanya percepatan proses pembangunan, pergantian pola kerja yang semula menggunakan tangan manusia digantikan oleh mesin-mesin canggih berdampak kepada aspek efisiensi, kualitas dan kuantitas serangkaian aktivitas pembangunan ekonomi yang dilakukan dan pada akhirnya berakibat pada percepatan laju pertumbuhan perekonomian.

4. Faktor Budaya
Faktor budaya memberikan dampak tersendiri terhadap pembangunan ekonomi yang dilakukan, faktor ini dapat berfungsi sebagai pembangkit atau pendorong proses pembangunan tetapi dapat juga menjadi penghambat pembangunan. Budaya yang dapat mendorong pembangunan diantaranya sikap kerja keras dan kerja cerdas, jujur, ulet dan sebagainya. Adapun budaya yang dapat menghambat proses pembangunan diantaranya sikap anarkis, egois, boros, KKN, dan sebagainya.

5. Sumber Daya Modal
Sumber daya modal dibutuhkan manusia untuk mengolah SDA dan meningkatkan kualitas IPTEK. Sumber daya modal berupa barang-barang modal sangat penting bagi perkembangan dan kelancaran pembangunan ekonomi karena barang-barang modal juga dapat meningkatkan produktivitas.


PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP KEMAKMURAN SUATU NEGARA
Suatu Negara dapat dikatakan Negara yang makmur jika pertumbuhan ekonominya sangat tinggi. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan membuat kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakatnya juga tinggi, dimana pendapatan setiap masyarakatnya cukup bahkan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Pendapatan per kapita merupakan indikator terpenting dalam mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat suatu Negara, hal tersebut merupakan indikator dari kemakmuran suatu Negara. Jika pendapatan per kapita masyarakat suatu Negara tinggi, maka dapat dikatakan Negara tersebut negara yang makmur. Namun pendapatan per kapita yang tinggi tidak dapat dijadikan indikator kemakmuran suatu Negara bila terjadinya perang saudara di dalam negara tersebut, karena dengan adanya peperangan banyak menimbulkan kematian, penderitaan, dan rasa tidak aman.
Kemiskinan juga merupakan salah satu faktor yang harus dilihat. Jika banyaknya jumlah orang miskin di bandingkan dengan orang kaya , maka dapat di pastikan Negara tersebut belum makmur. Oleh karena itu perlu diadakannya pemerataan di dalam suatu Negara.
Selain itu yang perlu dilihat adalah angka pengangguran , angka pengangguran yang tinggi memperlihat kan sedikitnya kualitas SDM suatu Negara untuk membangun perekonomian suatu Negara dan begitu pula sebaliknya. Ada beberapa jenis pengangguran berdasarkan usia kerja yaitu pengangguran diluar usia kerja dan pengangguran usia kerja. Pengangguran juga menyebabkan beban kepada tenaga kerja produktif semakin berat, disamping itu secara sosial tingkat pengangguran yang tinggi mempengaruhi angka kriminalitas di dalam Negara tersebut.
Negara yang makmur adalah Negara yang dapat menyisakan pengangguran hanya untuk mereka yang memang terpaksa atau belum dapat bekerja. Selain pendapatan nasional, kemiskinan dan pengangguran, ada faktor-faktor lain yang mengukur kemakmuran dan kesejahteraan suatu Negara yakni jumlah penduduk, kualitas pendidikan, pemukiman , kesehatan dan keamanan.


PERTUMBUHAN EKONOMI NEGARA YANG TINGGI MENYEBABKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MENINGKAT
Menurut Segel dan Bruzy (1998:8), “Kesejahteraan sosial adalah kondisi sejahtera dari suatu masyarakat. Kesejahteraan sosial meliputi kesehatan, keadaan ekonomi, kebahagiaan, dan kualitas hidup rakyat”. Sedangkan Wilensky dan Lebeaux (1965: 138) merumuskan kesejahteraan sosial sebagai sistem yang terorganisasi dari pelayanan-pelayanan dan lembaga-lembaga sosial, yang dirancang untuk membantu individu-individu dan kelompok-kelompok agar mencapai tingkat hidup dan kesehatan yang memuaskan. Maksudnya agar tercipta hubungan-hubungan personal dan sosial yang memberi kesempatan kepada individu-individu mengembangkan kemampuan-kemampuan mereka seluas-luasnya dan meningkatkan kesejahteraan mereka sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan masyarakat. Hubungan pertumbuhan ekonomi dengan kesejahteraan masyarakat yaitu apabila pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan baik maka tingkat pendapatan masyarakat juga akan meningkat, selain itu dari peningkatan pendapatan yang terjadi masyarakat akan mampu memenuhi kebutuhan hidupnya lebih baik. Hal ini menunjukan bahwa kesejahteraan dalam bentuk pendapatan masyarakat mulai meningkat, apabila pendapatan masyarakat meningkat dan pengangguran berkurang otomatis tindak kriminal akan berkurang dan semakin membaik, aksi demonstrasi akibat ke tidak puasan akan kebijakan yang ada pun akan menurun apabila mereka menikmati hasil yang mereka kerjakan bisa sebanding dengan penghasilan yang mereka terima.



Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Pertumbuhan_ekonomi
http://endahnisakartika.blogspot.co.id/2015/05/pertumbuhan-ekonomi.html
http://wandaanindita.blogspot.co.id/2012/11/v-behaviorurldefaultvmlo.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar