My Attitude Based On How You To Treat Me

Selasa, 28 November 2017

CONTOH ARTIKEL

HIDUP ITU PILIHAN
19/11/2017  23:34  BY  VIVA WIDYA DWI CASTRENA





Kehidupan di era globalisasi saat ini tidaklah mudah untuk menggapai cita-cita. Ketika terdapat perbedaan diantara beberapa orang yang memilih untuk bersenang-senang sekarang dan beberapa orang yang memilih untuk belajar agar dapat meraih masa depan yang cerah. Ketika kata-kata yang diucapkan melalui mulut belum tentu sama dengan tindakan.

Pepatah berkata “Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian; bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian”. Artinya apabila ingin mendapatkan kesenangan atau keberhasilan di kemudian hari haruslah berani bersusah payah terlebih dahulu.

Terkadang ada baiknya kita renungkan perbuatan selama ini di dunia, kenapa? Karena hidup di dunia ini hanyalah sementara, masih ada kehidupan lain di alam sana atau biasa disebut dengan kehidupan  kekal abadi. Ingat! Jangan lupa kita sebagai umat manusia terlahir dari ciptaan Tuhan Yang Maha Esa dan jangan lupa untuk berdekat diri kepada-Nya dengan cara berbuat amal kebaikan seperti shalat, mengaji, dan berbuat hal baik kepada orang lain.

Tidakkah kamu tahu? Bahwa ucapan lebih tajam daripada pisau? Karena ucapan yang keluar dari mulut itu menyiratkan ribuan makna, seperti kata-kata yang membahagiakan, melukai hati orang lain, mengiris perasaan manusia, bahkan sampai menimbulkan perselisihan. Lebih baik bicara apa adanya daripada bicara dengan penuh sandiwara ataupun kebohongan. Kenapa  demikian? Karena orang lain akan lebih menyukai bicara apa adanya daripada yang penuh sandiwara yang akan menimbulkan kebencian. Ingat! Tuhan menciptakan mulut itu didepan, yang berarti sebagai umat manusia yang baik berbicaralah apa adanya daripada membicarakan aib-aib orang lain.

Pepatah berkata “Mulutmu Harimaumu”. Artinya Segala perkataan yang diucapkan apabila tidak dipikirkan dahulu dapat merugikan diri sendiri.


Ingat! Hidup adalah pilihan, maka pilihlah yang baik dalam diri anda sendiri.